Newbie Guide: Identity Courses

Domain Name

Domain Name

Newbie Guide 1

IDENTITY COURSES

Pertanyaan yang lumayan sering diajukan oleh seorang newbie ketika dia hendak terjun untuk ke dunia bisnis online adalah: “Apakah blog bisa menghasilkan uang?”

Jawaban cepatnya? Bisa.

Satu di antara banyak alternatif adalah Google AdSense. Google AdSense adalah sumber penghasilan yang sudah diakui oleh blogger dari seluruh penjuru dunia. Selain Google AdSense, berbagai macam jenis PPC baik dari luar maupun lokal juga sudah banyak bermunculan dan dapat anda pilih melalui review yang bisa anda cari di Google. Jumlah nominal yang bisa anda kumpulkan memang tidak selalu wah. Bisa berawal dari sekedar ‘uang yang cukup untuk membeli rokok atau receh untuk beli permen’, namun ‘recehan’ itu jika dikumpulkan pasti akan menjadi ‘bukit recehan’, kan? :D

Jika blog anda sudah mulai memiliki traffic yang tinggi dan masuk kategori ‘ngetop banget deh’, anda juga bisa menjual space untuk masuknya iklan dari pemasang langsung tanpa melalui pihak ketiga.

Jadi jawaban pertanyaan di atas sudah pasti. Anda bisa menghasilkan uang dengan blog.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menarik perhatian calon peminat blog? Seandainya ada banyak sekali blog yang menulis hal yang sama dengan kita, apa yang bisa membedakan blog kita dengan yang lain? Apa yang bisa memberikan keunggulan?

Langkah apa yang pertama kali perlu kita ambil jika kita ingin mulai merintis blog bisnis?

Beli domain.

Beli ‘nama blog anda’.

Beli ‘merk anda’.

Domain anda adalah identitas anda, identitas perusahaan dan merk anda. Nama blog akan mencerminkan diri anda di mata calon pembaca, bahkan sebelum dia masuk dan melirik ke blog anda sekalipun, nama yang menarik akan lebih mengundang orang untuk berkunjung – sehingga disarankan mencari nama yang mudah diingat, nama yang pantas diperkenalkan dan (tentunya) tidak mengandung unsur SARA bagi pembaca dari manapun. Domain tersebut juga akan lebih mudah ‘dijual’ seandainya catchy – enak didengar -, simple dan langsung dapat terekam di benak tanpa perlu harus di-bookmarking.

Kenapa harus membeli domain? Bukankah ada alamat forwarder atau redirector seandainya kita hosting di Blogspot ataupun Wordpress?

Hm. Silahkan baca kembali posting kami di sini tentang forwarder dan alasan kenapa sebaiknya anda tidak menggunakannya.

Sedangkan mengenai alasan kenapa sebaiknya tidak menggunakan domain berembel-embel Blogspot ataupun Wordpress adalah karena pada akhirnya bukan image anda yang akan muncul dan teringat di benak pembaca dan calon pembaca blog anda, melainkan image penyedia blog gratis tersebut. Seandainya anda serius dalam melakukan bisnis, tentu bukan hal itu yang anda inginkan. Mirip seperti membuka sebuah warung yang diharapkan berkembang besar namun masih numpang dan nempel di tembok di samping lapangan sepakbola, warung anda kemungkinan besar tidak akan dikenal sebagai ‘Warung Maknyus’ seperti yang anda kehendaki, melainkan akan menjadi ‘Warung deket lapangan bola’. Bayangkan kemudian jika ada 10 warung yang ada di sekitar lapangan bola tersebut, warung anda mungkin bisa dikenal sebagai “Warung paling kiri cat ijo deket lapangan bola”. Lapangan bola tetap akan lebih dikenal daripada nama warung anda. Lalu bayangkan ketika lapangan bola tersebut akan digusur oleh Pemda untuk membangun jalan tol. Anda yakin pembeli setia anda akan kembali ketika anda harus memindahkan lokasi warung anda ke gang sempit yang jauh dari lapangan bola?

Selain alasan di atas, ada sedikit resiko kredibilitas di sana, seandainya anda perusahaan besar – apakah anda ingin bekerjasama dengan perusahaan lain yang memiliki alamat email blabla@yahoo.com atau blabla@gmail.com? Lebih yakin mana anda saat kemudian ada tawaran kerjasama lain dari direktur@blabla.com?

Untuk saat ini – seandainya anda tidak ingin repot dan mengorbankan sejumlah nominal, blog gratis memang menggiurkan – namun bayangkan nanti ketika blog anda sudah terkenal dan anda mampu membeli domain sendiri, link dan komunitas yang sudah anda bangun bisa saja lenyap dalam hitungan hari ketika anda memutuskan untuk pindah ke blog baru yang lebih mapan dan kredibel.

Ada berbagai macam alamat domain dan ekstensi yang bisa dipilih, anda bisa menggunakan .com, .net ataupun yang berbasis lokal seperti .co.id ataupun .web.id. Namun disarankan agar berhati-hati membeli domain .org karena search engine sedikit ‘meng-anaktiri-kan’ domain dengan ekstensi organisasi.

Harga domain pun masih cukup terjangkau, sekitar Rp. 80.000,00 setiap tahunnya atau sekitar Rp. 6.700,00 perbulannya – seandainya menggunakan kurs dollar, banyak sekali jasa registrar yang memasang tarif di bawah $10. Tidak begitu mahal kan?

No TweetBacks yet. (Be the first to Tweet this post)
Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • LinkedIn
  • Live
  • MisterWong
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • Spurl
  • Technorati
  • TwitThis
  • YahooMyWeb
  • Yigg

Tags: , ,
Layanan Baru, RPC PING Newbie Guide: What You Wear Is Who You Are

8 comments so far

  1. Nurul Huda
    #1

    Yup bener banget tuh apa yang diulas oleh penulis bahwa brand nama domain sangat pribadi banget, bagi pemilik website atau blog

    jabat erat

    Nurul Huda
    Http://www.profitonline.pobs.me
    (Jadikan segala aktifitas Anda berhubungan dengan INTERNET)

  2. noor
    #2

    Tetapi kenapa blognya GU sendiri pake domain yg .org ? bukannya search engine sedikit

  3. Alam MD
    #3

    Iya betul sekali, setuju. Sebetulnya sudah kebelet banget nih beli domain, apa daya recehan udah habis buat beli rokok. But show must go on. Ayo semangat semangat and take action!

    Dengan berbagai ekstensi yang ada, kita dipancing untuk lebih kreatif memilih nama domain. Contohnya: del.icio.us; takbisa.co.id (kekal); kuliwar.net; jualon.com; barangbag.us; GUngeb.org; dll

  4. Jokostt
    #4

    Yap….benar sekali. Kalau suruh memilih memang idealnya harus punya domain yang dihosting sendiri, yang bisa kita branding untuk bisnis kita alias tidak nebeng/ makai yang gratisan. Namun pilihan itu kadang sulit dihindari bagi Newbie seperti saya jadi terpaksa deh pakai yang gratisan dulu untuk trial. He….he…. Setelah modal dan knowledge cukup baru deh pakai yang berbayar.

  5. infobisnis
    #5

    kadang pemula membutuhkan untuk percobaan jadi pakai yang gratisan dan biasanya setelah mencoba beberapa waktu maka akan beli..

  6. anefproxs
    #6

    bagi rekan perlu coba juga donk jangan hanya kita tengok makanan luar saja aku pernah ko coba makanan dalam negeri gak usah takut keracunan apalagi plu burung so pasti gak ada salahnya jika mencoba selain menambah pengalaman dan wawasan ya ujung-ujungnya dapat komisi contoh yang aku coba seperti disini mozaiqanefproxs.blogspot.com coba deh gak sulit daftarnya hanya perlu ketelitian dikit aja udah selesai

  7. anefproxs
    #7

    produk persi indonesia ini kita dibimbing dengan bahsa yang kita pahami jadi tak usah takut merasa sulit dengan bahsa beda dengan produk luar kita perlu ngerti walaupun step by step baik fasip ataupun aktif itu kelebihan produk dalam negeri ayo coba gratis ko

  8. Bambang Widjanarko
    #8

    Saya harus coba dulu, kalau OK saya akan sebarluaskan.

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>