Mencairkan Adsense – Lebih Untung Pakai Western Union

western

Sejak awal bulan lalu Google Adsense sudah merestui penggunaan Western Union sebagai salah satu partner pembagian rejekinya di Indonesia. Hal ini tentunya kabar menggembirakan bagi semua blogger yang sebelumnya harus jenggotan dulu untuk menerima pencairan cek yang kadang baru bisa turun setelah dua atau tiga bulan diklaim.

Kemudahan penggunaan Western Union ini patut anda pertimbangkan. Kenapa? Karena pencairan pendapatan Google Adsense melalui Western Union juga akan meningkatkan rata-rata pendapatan anda dibandingkan ketika anda menggunakan pencairan cek via bank. Oh ya? Bagaimana bisa?

Ketika anda menggunakan cek untuk pencairan pendapatan, waktu yang dibutuhkan adalah 20 hari pos dan 20 hari pencairan atau diakumulasi sekitar 40 hari proses. Jika kita mendapatkan $100 USD dalam satu bulan maka total hari yang dibutuhkan agar uang sampai di tangan adalah 30 hari earning + 40 hari proses = 70 hari, waktu yang cukup lama untuk membuat rambut anda gondrong sebelum uang sampai di tangan.

Dihitung lagi, rata-rata pendapatan perhari adalah:

= $100 USD / 30 hari earning + 40 hari proses

= $100 USD / 70

= $1,4 USD perhari

atau, rata-rata pendapatan perbulan adalah:

= $100 USD / ((30 hari earning + 40 hari peoses )  / 30 hari)

= $100 USD / 2.3

= $43.47 USD perbulan

Bandingkan jika anda menggunakan Western Union, rata-rata pendapatan perbulan anda adalah:

= $100 USD / (30 hari earning / 30 hari)

= $100 USD perbulan

Hal ini terjadi karena jika hari ini pendapatan dari Google sudah turun, maka keesokannya sudah bisa anda cairkan (Apalagi Western Union memiliki keuntungan lain yaitu tidak adanya biaya administrasi yang dibebankan oleh bank yang akan dipotongkan ke rekening anda).

Masih dari contoh di atas, kita misalkan earning Adsense anda dalam sebulan adalah $100 USD, anda klaim cek Google ke bank dengan potongan bank misalnya $20 USD. Seperti diceritakan di atas, proses pengiriman cek dan pencairan memakan waktu 40 hari. Dari mulai penerimaan harian dibuka sampai cek cair akan memakan waktu 70 hari atau 2,3 bulan. Maka pendapatan anda perbulan adalah (100-20)/2.3 = $34.7 USD (jika menggunakan cek). Western Union, tidak melakukan pemotongan kecuali biaya meterai (sejauh yang kami tahu) sehingga total earning yang bisa anda cairkan dalam satu bulan adalah $100 USD pure dari 100/1. Voila!

Masih belum jelas? Kalimat menggiurkan tanpa bingung mikir atau gampangnya adalah: pencairan pendapatan Google Adsense menggunakan Western Union lebih cepat dan lebih murah. Gitu aja kok repot. :D

Kalau anda tertarik untuk menggunakan Western Union, tentunya untuk bisa melakukan pencairan anda harus merubah dulu metode pembayaran di account Adsense anda. Bagaimana caranya? Pertama, loginlah ke account Adsense anda kemudian masuk ke tab My Account. Pilih untuk mengedit Payment Details. Ubah metode pembayaran yang ada di sana dengan memilih “Set Up Western Union Quick Cash”.

Jika anda tidak mengetahui lokasi agen Western Union yang terdekat dari lokasi anda, cek melalui situs http://payment-solutions/com/agent.asp. Konfirmasikan ke agen yang bersangkutan tentang pembayaran melalui metode layanan Quick Cash untuk Google Adsense. Kemudian bawa data-data diri anda misalnya KTP yang masih berlaku (SIM atau Paspor), besarnya nominal atau jumlah uang yang akan dibayarkan kepada anda (dalam bentuk USD $) – jumlah ini bisa anda cek melalui Payment History Page dan angka ‘pin’ MTCN (Money Transfer Control Number) yang bisa dicek pada link “details” pada halaman Payment History Page juga .

Jangan lupa bawa informasi pengirim yaitu:
Google Inc.
1600 Amphitheatre Parkway,
Mountain View, California 94043
Phone: 650-253-4000

Jangan lupa juga kalau pelayanan pembayaran melalui Western Union ini hanya akan berlaku selama 60 hari sejak tanggal masuk issued date. Jika Quick Cash tidak diambil, uang yang ada akan dititipkan ke account Adsense anda kembali.


Tags: , ,

Newbie Guide: What You Wear Is Who You Are

youAreWhatYouWear-email

Newbie Guide 2

WHAT YOU WEAR IS WHO YOU ARE

Menyusul posting sebelumnya tentang memulai bisnis dengan menggunakan media blog. Setelah nama domain, langkah apa yang sebaiknya anda lakukan untuk memberikan pembeda dengan blog lain yang memiliki tema bahasan yang sama?

Baju yang anda kenakan.

Baju?

Perhatikan desain blog anda.

Salah satu keuntungan ketika anda lepas dari hosting blog gratis seperti Wordpress.com adalah anda bisa merajut sendiri baju untuk tampilan blog anda. Anda bisa merubah tampilan standard dengan desain karya anda sendiri dengan berbekal pengetahuan tentang PHP dan CSS.

Seandainya anda tidak bisa merancang desain sendiri? Itu juga tidak perlu dikhawatirkan karena hanya dengan searching di Google anda bisa mendapatkan ratusan template siap gubah baik yang gratis ataupun berbayar.

Anda tidak perlu melakukan perubahan desain secara total, katakanlah anda menggunakan template yang menurut anda sudah sangat mencerminkan diri anda, sudah gue banget. Hanya dengan merubah tata letak sidebar, merubah banner, memberikan logo yang catchy, merubah warna ataupun memberi aksesoris sudah akan memberikan penampilan yang berbeda.

Jika domain adalah nama yang mencerminkan diri anda maka desain blog adalah tampilan fisik rumah anda.

Bisa anda bayangkan jika anda tinggal di sebuah perumahan dan memiliki rumah dengan bentuk dan cat yang sama persis dengan semua tetangga anda? Bagaimana bisa membedakan rumah anda dengan rumah Bang Tigor? Dengan rumah Karyo atau Uda Faisal? Kalau semuanya sama persis, jangankan tamu – bisa-bisa anda sendiri salah masuk rumah tetangga. Cukup dengan menanam pohon, merubah warna cat, memasang pagar atau memasang plakat – kalau perlu – sudah akan membedakan rumah anda dan rumah Pak RT di ujung jalan.

Hal yang sama berlaku bagi desain blog.

Desain yang unik lagi menarik akan membuat orang nyaman dan senang berkutat di blog anda dan akan menyusuri halaman-halaman blog anda dengan santai. Desain dengan navigasi yang mudah, simple dan tidak ruwet juga lebih disukai daripada desain yang berlebihan dengan ratusan link ke arah yang tidak jelas.

Akhir-akhir ini desain yang disukai adalah desain yang bersih – tidak memiliki ratusan image berukuran raksasa dan cepat diakses. Pengalaman pribadi, saya sering kali menutup blog yang belum saya buka 100% karena belum-belum sudah ‘mengharuskan’ saya mendengarkan musik pengiring, bukannya suka malah kadang-kadang sebel karena bikin lambat dan menghabiskan bandwidth, hehehe…

Jika blog anda sudah banyak “dikenal” atau sedang dalam taraf menuju ke sana, maka selain memiliki desain yang menarik ada baiknya anda juga memiliki logo yang mudah dikenali. Logo – sebagaimana nama domain dan desain, akan menjadi jatidiri anda. Logo yang baik akan menggiring benak pemerhatinya kepada anda ketika logo tersebut muncul bahkan seandainya logo tersebut tidak memuat nama domain atau nama anda. Gambar Colonel Sanders misalnya, akan langsung mengingatkan anda pada KFC, begitu juga dengan logo M meliuk yang langsung membuat perut anda keroncongan karena ingat Big Mac-nya McD.


Tags: , ,

Newbie Guide: Identity Courses

Domain Name

Domain Name

Newbie Guide 1

IDENTITY COURSES

Pertanyaan yang lumayan sering diajukan oleh seorang newbie ketika dia hendak terjun untuk ke dunia bisnis online adalah: “Apakah blog bisa menghasilkan uang?”

Jawaban cepatnya? Bisa.

Satu di antara banyak alternatif adalah Google AdSense. Google AdSense adalah sumber penghasilan yang sudah diakui oleh blogger dari seluruh penjuru dunia. Selain Google AdSense, berbagai macam jenis PPC baik dari luar maupun lokal juga sudah banyak bermunculan dan dapat anda pilih melalui review yang bisa anda cari di Google. Jumlah nominal yang bisa anda kumpulkan memang tidak selalu wah. Bisa berawal dari sekedar ‘uang yang cukup untuk membeli rokok atau receh untuk beli permen’, namun ‘recehan’ itu jika dikumpulkan pasti akan menjadi ‘bukit recehan’, kan? :D

Jika blog anda sudah mulai memiliki traffic yang tinggi dan masuk kategori ‘ngetop banget deh’, anda juga bisa menjual space untuk masuknya iklan dari pemasang langsung tanpa melalui pihak ketiga.

Jadi jawaban pertanyaan di atas sudah pasti. Anda bisa menghasilkan uang dengan blog.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menarik perhatian calon peminat blog? Seandainya ada banyak sekali blog yang menulis hal yang sama dengan kita, apa yang bisa membedakan blog kita dengan yang lain? Apa yang bisa memberikan keunggulan?

Langkah apa yang pertama kali perlu kita ambil jika kita ingin mulai merintis blog bisnis?

Beli domain.

Beli ‘nama blog anda’.

Beli ‘merk anda’.

Domain anda adalah identitas anda, identitas perusahaan dan merk anda. Nama blog akan mencerminkan diri anda di mata calon pembaca, bahkan sebelum dia masuk dan melirik ke blog anda sekalipun, nama yang menarik akan lebih mengundang orang untuk berkunjung – sehingga disarankan mencari nama yang mudah diingat, nama yang pantas diperkenalkan dan (tentunya) tidak mengandung unsur SARA bagi pembaca dari manapun. Domain tersebut juga akan lebih mudah ‘dijual’ seandainya catchy – enak didengar -, simple dan langsung dapat terekam di benak tanpa perlu harus di-bookmarking.

Kenapa harus membeli domain? Bukankah ada alamat forwarder atau redirector seandainya kita hosting di Blogspot ataupun Wordpress?

Hm. Silahkan baca kembali posting kami di sini tentang forwarder dan alasan kenapa sebaiknya anda tidak menggunakannya.

Sedangkan mengenai alasan kenapa sebaiknya tidak menggunakan domain berembel-embel Blogspot ataupun Wordpress adalah karena pada akhirnya bukan image anda yang akan muncul dan teringat di benak pembaca dan calon pembaca blog anda, melainkan image penyedia blog gratis tersebut. Seandainya anda serius dalam melakukan bisnis, tentu bukan hal itu yang anda inginkan. Mirip seperti membuka sebuah warung yang diharapkan berkembang besar namun masih numpang dan nempel di tembok di samping lapangan sepakbola, warung anda kemungkinan besar tidak akan dikenal sebagai ‘Warung Maknyus’ seperti yang anda kehendaki, melainkan akan menjadi ‘Warung deket lapangan bola’. Bayangkan kemudian jika ada 10 warung yang ada di sekitar lapangan bola tersebut, warung anda mungkin bisa dikenal sebagai “Warung paling kiri cat ijo deket lapangan bola”. Lapangan bola tetap akan lebih dikenal daripada nama warung anda. Lalu bayangkan ketika lapangan bola tersebut akan digusur oleh Pemda untuk membangun jalan tol. Anda yakin pembeli setia anda akan kembali ketika anda harus memindahkan lokasi warung anda ke gang sempit yang jauh dari lapangan bola?

Selain alasan di atas, ada sedikit resiko kredibilitas di sana, seandainya anda perusahaan besar – apakah anda ingin bekerjasama dengan perusahaan lain yang memiliki alamat email blabla@yahoo.com atau blabla@gmail.com? Lebih yakin mana anda saat kemudian ada tawaran kerjasama lain dari direktur@blabla.com?

Untuk saat ini – seandainya anda tidak ingin repot dan mengorbankan sejumlah nominal, blog gratis memang menggiurkan – namun bayangkan nanti ketika blog anda sudah terkenal dan anda mampu membeli domain sendiri, link dan komunitas yang sudah anda bangun bisa saja lenyap dalam hitungan hari ketika anda memutuskan untuk pindah ke blog baru yang lebih mapan dan kredibel.

Ada berbagai macam alamat domain dan ekstensi yang bisa dipilih, anda bisa menggunakan .com, .net ataupun yang berbasis lokal seperti .co.id ataupun .web.id. Namun disarankan agar berhati-hati membeli domain .org karena search engine sedikit ‘meng-anaktiri-kan’ domain dengan ekstensi organisasi.

Harga domain pun masih cukup terjangkau, sekitar Rp. 80.000,00 setiap tahunnya atau sekitar Rp. 6.700,00 perbulannya – seandainya menggunakan kurs dollar, banyak sekali jasa registrar yang memasang tarif di bawah $10. Tidak begitu mahal kan?


Tags: , ,